DAMAI TIADA... DI SANA
Dalam pejabat yang dingin pagi
Hatiku tercalar digilis gerimis
Subuh di Iraq merangkak memanggil mentari
Terbias warnanya dari Baghdad ke Basra
Punah kedamaian tiada riang kedengaran
Bumi yang meledak disirami dentuman
Kemelut melanda tiada kesudahan
Kemusnahan bermaharajalela
Yang lemah menjadi sasar siraman darah
Anak-anak kecil terkebil mencari ibunya
Jerih lemah longlai tiada lagi nyawa...
Jeritan suara batinnya tak siapa mendengarkan
Pohon pertolongan suara gaga-gugu nya
Lemas aku dalam airmata
Janji emas hitam yang menggadaikan maruah
Terbayarkah dengan nyawa dan darah
Lebih tinggikah martabat Amerika dan sekutunya
Soalan yang hanya Bush tahu jawapannya
Nilai kemanusiaan telah lama hilang
Kini, hanya yang tinggal... ketakutan
Musnah kehidupan, tandus akhlak dan keimanan
Menyemai persengketaan mengundang jihad fi sabilillah
Namun, Iraq.....
Aku tidak akan putus asa untuk berdoa
Kerana itulah senjata yang tinggal untukmu ketika ini
Agar taufan yang sedang melanda perbatasanmu
Dipadamkan oleh kerahmatan Allah yang Maha Perkasa.....
"Ya Allah, selamatkanlah umat Islam yg sedang sengsara
Di Palestin, Afghanistan, IRAQ, Chechnya dan serata pelusuk dunia
Akibat dari angkara mungkar dan kekejaman musuh musuh Mu, Ya Rabb
Peliharakanlah mereka, lindungilah mereka,
kasihanilah mereka dan berikanlah rahmatMu ke atas mereka.
Amin, ya Rabbal A'lamin."
May all of us get His blessing.
[Al-Fatihah, 5]
Hanya kepada-Mu kami menyembah, dan hanya kepada-Mu kami meminta pertolongan
[An-Nisaa’, 84]
Oleh itu, berperanglah (wahai Muhammad) pada jalan Allah (untuk membela Islam dari pencerobohan musuh); engkau tidak diberati selain daripada kewajipanmu sendiri. Dan berilah peransang kepada orang-orang yang beriman (supaya turut berjuang dengan gagah berani). Mudah-mudahan Allah menahan bahaya serangan orang-orang yang kafir itu. Dan (ingatlah) Allah Amatlah besar kekuatanNya dan Amatlah berat azab seksaNya.
0 Comments:
Post a Comment
<< Home